Profil

SEJARAH

Titik awal berdirinya RS Panti Rahayu adalah dengan adanya inisiatif dari beberapa masyarakat di Kelor akan kerinduan atas fasilitas kesehatan. Kerinduan ini disampaikan ke Romo Paroki dan Romo paroki menanggapi serta memikirkan inspirasi dari Masyarakat Kelor. Dengan adanya pembicaraan yang cukup serius antar Bapa Uskup, Romo Paroki, Bupati dan pihak Yayasan Panti Rapih maka terjadilah kesepakatan bahwa Yayasan Panti Rapih menerima tawaran dari Keuskupan maka dalam waktu yang cukup singkat mulailah dibangun dengan bangunan tahap pertama yaitu membangun Klinik Rawat Inap yang dimulai sejak thn 2010. sedangkan peresmian dan  pemberkatan dilaksanakan tgl 01 November 2011 oleh Mgr. Pujasumarta, Pr dan Bupati Gunungkidul .
Pembangunan tahap dua mulai direncanakan diawali dengan pertemuan tim bangunan yang menghasilkan kesepakatan bahwa dipandang perlu direalisasikan pembangunan ranap dan gedung penunjang. Tgl 29 Juli 2012 misa pemberkatan batu pertama untuk gedung Rawat Inap kemudian 01 Agustus 2012 pembangunan Ranap di mulai.
Tgl 20 November 2013 misa pemberkatan RS Panti Rahayu,oleh Mgr.Y.Pujosumarto, dan peresmian RS Panti Rahayu oleh Gubernur DIY , Sri Sultan Hamengkubuwono IX  dan Bupati Gunungkidul Ibu Hj Badingah S.Sos

MOTO : "TULUS IKHLAS MENJADI TEMAN DALAM PENGHARAPAN"

VISI :   
Rumah Sakit Panti Rahayu  memperjuangkan nilai-nilai kehidupan yang menyeluruh serta mengembangkan sikap penuh syukur & harapan kepada mereka yang sakit dengan semangat  iman yang dalam serta penuh cinta kasih

MISI :

  • Rumah Sakit Panti Rahayu mengupayakan dan mengembangkan penghormatan manusia sejak konsepsi hingga kematian serta mengembangkan kepekaan terhadap keadilan dan hak asasi manusia
  • Memotivasi setiap orang, baik pasien maupun karyawan selalu mengembangkan sikap penuh syukur dan harapan karena semua yang ada dalam diri manusia adalah karunia Tuhan, semuanya milik Tuhan yang diberikan dengan cuma-cuma karena cinta-Nya kepada manusia
  • Doa sebagai sumber kekuatan dalam menjalankan tugas. Agar setiap orang baik pasien maupun karyawan merasakan layanan yang tulus dan ikhlas tidak membeda- bedakan yang menyemangati dalam pelayanan
  • Rumah Sakit Panti Rahayu memandang karyawan sebagai mitra karya dengan memperhatikan mereka untuk mendukung pelayanan yang tulus ikhlas. Memberikan perhatian yang sebaik-baiknya berupa peningkatan kesejahteraan, pengetahuan, ketrampilan, kenyamanan kerja, dan jenjang karier

STRUKTUR ORGANISASI :